MataNasional.co.id Tulang Bawang – Persatuan Bulutangkis (PB) PB Mulia Club Unit sukses menggelar acara Turnamen Badminton antar Kecamatan dengan mengusung tema “Turnament 3 Banjar”.
Pada puncak final yang berlangsung sekitar pukul 20.00 wib (malam). Selasa (2 Juni 2026). Berhasil memboyong serta mematik eforia ratusan penonton.

Dalam puncak final turnament 3 Banjar tersebut, sempat di hadiri oleh Kepala Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Hasyim Sumarsono, Ketua RK. 04 Heri, Bhabin Kamtibmas Polsek Banjar Agung. Aiptu Suharjono, dan Tokoh Pemuda.
Diketahui sebelumnya, Turnamen 3 Banjar yang diikuti oleh 218 peserta atau 109 pasangan ini. Hanya memperebutkan juara 1,2,3 dan 4 kelas ganda putri dan kelas ganda putri.
Dengan menggunakan sistem gugur dan perhitungan rally point, peserta yang menunjukkan kemampuannya dalam mengolah tepok bulu dari babak penyisihan hingga menuju grand final.
Ketua PB Mulia Club Unit 2, Ari mengatakan, turnamen digelar dalam rangka mempersatukan badminton lovers antar PB ke PB lainnya.
“Acara ini merupakan ajang silahturahmi sesama pecinta bulutangkis antar Persatuan Bukutangkis, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan kita sesama hobi.” ucap Ari di lokasi acara.

Menurutnya, bulutangkis adalah salah satu olahraga favorit masyarakat Indonesia. Sudah banyak prestasi yang tercatat bahwa cabang olahraga badminton sudah mendunia.
“Semangatnya adalah menjaga badminton Indonesia semakin dicintai dan digemari masyarakat, karena kita tahu lewat olahraga ini nama Indonesia banyak dikenal dunia,” ujar Ari bangga.
Ari berharap, melalui turnamen ini tidak hanya meningkatkan eksistensi persaudaraan sesama badminton lovers, melainkan juga dapat menumbuhkan budaya olahraga dan hidup sehat.
“Ini bukan soal menang dan juara, tapi yang penting silahturahmi kita terjaga, kita main fun dan ikut mengkampanyekan hidup sehat bagi para pecinta badminton,” terangnya.
Pada perayaan puncak malam hari itu, terdapat 2 kelas yang bertanding untuk merebutkan juara 1 dan juara 2. Yaitu kelas ganda putra Encep PB. Mulia berpasangan dengan Febri PB. Mulia, menghadapi lawannya Budi alias OB berpasangan dengan Yosep asal PB Maber.
Kemudian dari kelas ganda putri ada Bianca PB Independent berpasangan dengan Acel PB Elang Biru, melawan Tina PB Brani dan Lina juga asal PB Brani.
Diawali dengan pertandingan partai kelas putri antara Bianca/Acel vs Tina/Lina. Hasil akhir pasangan Bianca/Acel berhasil meraih juara 1 di set kedua dengan score 21-17 point.
Selanjutnya di susul oleh pertandingan kelas ganda putra. Hasil akhir pasangan Encep/Febri berhasil menumbangkan pasangan Budi/Yosep dengan set ketiga hasil score 21-14 point.
Berikut daftar pemenang juara 1-4 di Turnamen 3 Banjar :
Ganda Putra_
Juara 1 : Encep PB Mulia/Febri PB Mulia.
Juara 2 : Budi PB Brani/Yosep PB Maber.
Juara 3 : Dio Jaya PB Maber/Komang. Agus PB Waring.
Juara 4 : Joni PB Brani/Dedi PB Cardinal.
Ganda Putri_
Juara 1 : Bianca PB Ind/Acel PB Elang Biru.
Juara 2 : Tina PB Brani/Lina PB Brani.
Juara 3 : Paras PB Brani/Rini PB Brani.
Juara 4 : Uni Leni PB Brani/Erna PB Ind.
Selain itu, Ditengah tengah ketegangan didalam lapangan PB Mulia, muncul 4 pemain atlit badminton asal Invictus. Diantaranya, Alex, Rama, Dimas, dan Paksi. Keempat atlit tersebut mulai memasuki lapangan hingga bermain sangat menghibur serta memanjakan mata para penonton dengan berbagai aksi entertainmentnya dan juga pukulan smash tajam dan penuh dengan power keras. Juga tak lupa gaya trickshotnya yang memukau para pemain dan penonton lainnya.
Pertandingan babak final berjalan ketat sejak awal permainan. Jual beli serangan dilakukan kedua pasangan untuk memperoleh point
Pertandingan semakin seru ketika masing-masing pasangan melakukan psywar (perang psikologis) saat berada di lapangan.
Sorak sorai para penonton yang di pinggir lapangan juga menambah tensi tinggi permainan di antara kedua pasangan yang bermain ngotot.
Apalagi kejar-kejaran angka mewarnai jalannnya pertandingan. Kedua pasangan mampu bergantian mendapatkan angka untuk saling menyalib point.
Ditempat yang sama, Kepala Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Hasyim Sumarsono menyampaikan, bahwa dirinya sangat mendukung jika ada kegiatan yang positif seperti itu. Sehingga rantai olahraga khususnya olahraga bulutangkis terus berjalan. Sampai nanti bisa melahirkan bibit-bibit atlit.
“Semoga acara ini dapat rutin diadakan, sebab ini bisa menjadi atau mencari bibit-bibit atlit untuk menuju kejuaran provinsi maupun nasional.
Jujur saja, saya juga baru tahu kalau di sini ada lapangan badminton sedikit tersembunyi. Ibarat permata yang tersembunyi. Pertahankan eksistensinya. Supaya bisa menjadi sebuah club yang besar.” tutup Hasyim (Ari Wdd).














