Menu

Mode Gelap
Puji Lestari Tuntut Keadilan, LBH Pesenggiri Kawal Ketat Kasus Pengeroyokan di Pringsewu Torehkan WTP 11 Kali Berturut-turut, Pemkab Pringsewu Membanggakan Pertahankan WTP 11 Kali, BPKAD Pringsewu Akan Terus Meningkatkan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel Merayakan Idul Adha, Jamaah Masjid Bamsol Pringsewu Utara Melaksanakan Qurban. Penyulingan BBM Bersubsidi di Aek Nabara Resahkan Warga Diduga Terjadi Penimbunan Pertalite dan Solar di Way Bungur Lampung Timur

Berita

Bob Hasan Perjuangkan Harga Singkong yang Layak dan Salurkan Bantuan Pendidikan

Avatarbadge-check


					Bob Hasan Perjuangkan Harga Singkong yang Layak dan Salurkan Bantuan Pendidikan Perbesar

MataNasional.co.id, LAMPUNG TENGAH – Dr. Bob Hasan, S.H., M.H., anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Lampung II, menggelar reses di Desa Kusumajaya, Dusun Wonorejo, Minggu (3/8/2025).

Dalam kunjungannya, ratusan petani, tokoh masyarakat, dan pelajar hadir menyampaikan aspirasi, terutama terkait tata niaga singkong dan bantuan pendidikan (PIP) di Lampung Tengah.

Bob Hasan yang menjabat Ketua Badan Legislasi (Baleg) dan Anggota Komisi III DPR RI menegaskan dukungan penuh bagi kesejahteraan petani dan generasi muda penerima Program Indonesia Pintar (PIP).

Dalam dialog, petani mengeluhkan rendahnya harga singkong akibat serbuan tepung tapioka impor dan tingginya potongan refaksi pabrik.“Persoalan ini harus kita urai hingga akar permasalahan. Singkong adalah komoditas strategis penopang hidup ribuan petani Lampung. Tata niaga tidak sehat merugikan petani dan melemahkan kedaulatan pangan,” kata Bob Hasan, Minggu (3/8/2025).

Bob Hasan memastikan aspirasi tersebut akan dibahas dalam penguatan implementasi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.“Baleg berkomitmen mendorong lahirnya regulasi yang memberi kepastian hukum dan perlindungan nyata bagi petani singkong,” tegasnya.

Diketahui masalah tata niaga singkong sebelumnya dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat DPR RI yang diinisiasi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.“Saat ini gudang industri penuh, petani sulit menjual hasil panen. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan,” kata Gubernur Mirza saat rapat di Jakarta, (30/6/2025)

Ketua Baleg DPR RI Bob Hasan, menilai langkah Pemprov Lampung tepat karena mengangkat masalah singkong ke tingkat nasional.“Kami akan mengawal dan mempercepat lahirnya regulasi berpihak kepada petani. Solusi harus berkelanjutan,” ujarnya.

Selain menyerap aspirasi petani, Bob Hasan menyerahkan bantuan PIP kepada pelajar kurang mampu.“Pendidikan kunci masa depan. Bantuan ini memastikan anak-anak tetap bersekolah meski kondisi ekonomi terbatas,” jelasnya Minggu (3/8/2025).

Bob Hasan menegaskan komitmennya menghadirkan manfaat program pemerintah bagi masyarakat di Dapil Lampung II meskipun tidak berada di Komisi X yang membidangi pendidikan.

Bob Hasan juga mengenang kepeduliannya terhadap petani terdampak banjir di Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur, dengan menyalurkan bibit dan pupuk untuk memulihkan 450 hektare sawah.“Saya mohon maaf bila program kami belum menyentuh semua lapisan, namun kami akan terus berjuang maksimal,” tambahnya.

Bob Hasan menyatakan perjuangan petani bagian dari agenda kedaulatan pangan nasional.“Petani adalah garda terdepan ketahanan pangan. Dengan regulasi tepat dan sinergi semua pihak, kesejahteraan petani dapat meningkat,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Torehkan WTP 11 Kali Berturut-turut, Pemkab Pringsewu Membanggakan

29 Mei 2026 - 14:35 WIB

Pertahankan WTP 11 Kali, BPKAD Pringsewu Akan Terus Meningkatkan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel

29 Mei 2026 - 14:10 WIB

Merayakan Idul Adha, Jamaah Masjid Bamsol Pringsewu Utara Melaksanakan Qurban.

27 Mei 2026 - 05:42 WIB

Penyulingan BBM Bersubsidi di Aek Nabara Resahkan Warga

23 Mei 2026 - 05:58 WIB

Diduga Terjadi Penimbunan Pertalite dan Solar di Way Bungur Lampung Timur

23 Mei 2026 - 05:36 WIB

Trending di Berita