Pesawaran – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 terus memperkuat akses air bersih bagi masyarakat melalui pembangunan lima titik sumur bor di sejumlah desa. Memasuki hari keempat pelaksanaan, progres pengeboran menunjukkan capaian signifikan dengan kedalaman bervariasi hingga 42 meter. Jum’at (13-02-2026)
Di Desa Gunung Sari, personel TMMD memulai tahapan setting alat pengeboran di salah satu titik sumur bor milik warga. Proses ini meliputi penataan mesin bor, pemasangan rangka penyangga, serta pengecekan kesiapan peralatan sebelum pengeboran dilakukan.Tahapan tersebut menjadi langkah krusial guna memastikan pekerjaan berjalan aman dan sesuai standar teknis.

Sementara itu, progres pengeboran di lokasi lain juga terus bergerak. Di Dusun Waringin, Desa Kota Jawa, kedalaman sumur telah mencapai 15 meter. Di Desa Kubu Batu, pengeboran menembus 25 meter. Sedangkan di Desa Tanjung Rejo, dua titik sumur bor masing-masing telah mencapai kedalaman 30 meter dan 42 meter. Seluruh pengerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan keselamatan kerja dan ketepatan teknis di lapangan.
Adapun lima titik pembangunan sumur bor tersebut meliputi:
1 titik sumur bor atas nama Ibu Rumiani, Desa Tanjung Rejo
1 titik sumur bor atas nama Bapak Triyono, Desa Tanjung Rejo
1 titik sumur bor atas nama Bapak Jamingan, Desa Kubu Batu
2 titik sumur bor di Desa Kota Jawa dan Desa Gunung Sari
Keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pengerjaan menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur air bersih, tetapi juga memperkuat kolaborasi dalam mendorong percepatan pembangunan desa.
Melalui pembangunan sumur bor ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan warga di wilayah sasaran TMMD.(*)















