Pesawaran – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, menunjukkan progres nyata memasuki hari ketiga.
Pembangunan infrastruktur fisik terus dikebut, dengan capaian jalan rabat beton sepanjang kurang lebih 90 meter dan talud sepanjang sekitar 130 meter, hasil kerja gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat.

Semangat kebersamaan terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan. Warga bersama personel Satgas TMMD bahu-membahu mempercepat pembangunan demi memastikan target penyelesaian tercapai tepat waktu.
Di sektor rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), lima unit rumah penerima manfaat kini telah memasuki tahap pembongkaran dan pemasangan pondasi. Para penerima bantuan berharap rumah tersebut dapat selesai sebelum Hari Raya Idulfitri, sehingga mereka dapat merayakan Lebaran di hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Sementara itu, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) bertajuk “Bapak Air” juga mulai direalisasikan. Pembangunan sumur bor telah berjalan di beberapa titik, dengan progres pengeboran dan penyetelan alat di Desa Tanjung Rejo dan Desa Kubu Batu. Program ini diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air bersih serta mendukung kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Sebagaimana diketahui, TMMD ke-127 resmi dibuka pada 10 Februari 2026 melalui upacara di Lapangan Desa Gunung Sari yang dipimpin langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur TNI, Forkopimda, DPRD, TP PKK, serta jajaran perangkat daerah.

Pada pelaksanaan tahun ini, TMMD menargetkan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 666 meter, talud 540 meter, lima unit RTLH, serta lima titik sumur bor. Selain sasaran fisik, program ini juga diisi kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, bahaya narkoba dan judi online, penyuluhan hukum dan lingkungan hidup, hingga edukasi peternakan dan perikanan.
Rangkaian pembukaan juga diramaikan dengan kegiatan sosial seperti pelayanan kesehatan, sunatan massal, pelayanan KB dan pencegahan stunting, donor darah, dukungan bagi UMKM, bantuan ketahanan pangan, serta penyerahan bantuan bagi Kelompok Wanita Tani.
Secara keseluruhan, TMMD ke-127 di Kabupaten Pesawaran menjadi bukti konkret sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan warga, dengan target pelaksanaan hingga 11 Maret 2026.(*)















