Menu

Mode Gelap
Polisi tangkap 5 Petani warag Aceh, KPA Kecam kriminalisasi terhadap pejuang agraria Sambut Lebaran, PWI Pringsewu Bagikan Daging Sapi dan Bingkisan Pesawaran Masifkan Microsite dan Komunitas Belajar Keluarga Terharu, Badal Umroh untuk Almarhumah Ibu Kasiyah Dilaksanakan di Momen Ramadhan DPD Pekat IB Pringsewu Gelar Baksos dan Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadan Tebar Keberkahan Dan Kebaikan, DPD ORMAS PEKAT IB Kabupaten Pringsewu Berbagi Nasi Kotak di Bulan Penuh Berkah

Berita

Program “KELUAR BACARITA” Wali Kota Ambon Dipuji DPD Pekat IB, Disebut Wujudkan Komunikasi Dua Arah yang Sempurna

Avatarbadge-check


					Program “KELUAR BACARITA” Wali Kota Ambon Dipuji DPD Pekat IB, Disebut Wujudkan Komunikasi Dua Arah yang Sempurna Perbesar

MataNasional.co.id, AMBON — Program inovatif “KELUAR BACARITA” yang digagas oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, mendapat apresiasi tinggi dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Kota Ambon. Program ini dinilai sebagai wujud kesempurnaan dari 17 program prioritas Wali Kota, terutama dalam hal membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat.

Ketua DPD Pekat IB, Fadri Nurlette. SE.M.M menyatakan bahwa “KELUAR BACARITA” bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah terobosan yang menyempurnakan pendekatan komunikasi yang ada. Menurutnya, program ini melampaui konsep “Walikota Jumpa Rakyat (WAJAR)” karena melibatkan seluruh pimpinan di tingkat terbawah.”Program ini adalah wujud kesempurnaan karena tidak hanya Wali Kota yang turun langsung, melainkan juga menginstruksikan para raja, kepala desa, dan lurah untuk melakukan hal yang sama di setiap tingkatan,” ujar Fadri.

Melalui pendekatan ini, Wali Kota Bodewin menunjukkan komitmennya untuk membangun komunikasi dua arah. Program ini menggabungkan pendekatan Bottom Up (mendengarkan aspirasi dari akar rumput) dengan pendekatan Top Down (instruksi dari pimpinan untuk berdialog). Perpaduan ini memungkinkan pemerintah kota untuk mengidentifikasi masalah dan mencari solusi dengan lebih cepat dan tepat sasaran.

Fadri menambahkan bahwa program ini membuktikan kepemimpinan yang berani keluar dari zona nyaman. Ia berharap inisiatif ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain dalam membangun komunikasi yang efektif dan merakyat. (FN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi tangkap 5 Petani warag Aceh, KPA Kecam kriminalisasi terhadap pejuang agraria

6 April 2026 - 13:24 WIB

Sambut Lebaran, PWI Pringsewu Bagikan Daging Sapi dan Bingkisan

18 Maret 2026 - 09:32 WIB

Pesawaran Masifkan Microsite dan Komunitas Belajar

11 Maret 2026 - 05:32 WIB

DPD Pekat IB Pringsewu Gelar Baksos dan Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadan

7 Maret 2026 - 12:58 WIB

Tebar Keberkahan Dan Kebaikan, DPD ORMAS PEKAT IB Kabupaten Pringsewu Berbagi Nasi Kotak di Bulan Penuh Berkah

7 Maret 2026 - 10:47 WIB

Trending di Berita