Menu

Mode Gelap
Puji Lestari Tuntut Keadilan, LBH Pesenggiri Kawal Ketat Kasus Pengeroyokan di Pringsewu Torehkan WTP 11 Kali Berturut-turut, Pemkab Pringsewu Membanggakan Pertahankan WTP 11 Kali, BPKAD Pringsewu Akan Terus Meningkatkan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel Merayakan Idul Adha, Jamaah Masjid Bamsol Pringsewu Utara Melaksanakan Qurban. Penyulingan BBM Bersubsidi di Aek Nabara Resahkan Warga Diduga Terjadi Penimbunan Pertalite dan Solar di Way Bungur Lampung Timur

Berita

Polda Lampung Diminta Tindak Tegas Gudang BBM Silver Green Rajabasa, Polsek Kedaton Diduga Terkesan Bungkam

Avatarbadge-check


					Polda Lampung Diminta Tindak Tegas Gudang BBM Silver Green Rajabasa, Polsek Kedaton Diduga Terkesan Bungkam Perbesar

Bandar Lampung, MataNasional.co.id – Masyarakat di sekitar wilayah Silver Green, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, kini mulai gelisah dan menyuarakan protes keras. Pasalnya, dugaan aktivitas penampungan BBM ilegal yang beroperasi di tengah pemukiman padat penduduk tersebut hingga saat ini masih berjalan lancar seolah tidak tersentuh oleh hukum.

 

Meskipun telah berkali-kali dikeluhkan, namun hingga kini tidak ada tindakan tegas yang terlihat dari aparat setempat. Masyarakat pun menduga bahwa penegakan hukum di lokasi tersebut seolah bisa diatur, sehingga mereka mendesak Kapolda Lampung untuk turun tangan langsung melakukan penyelidikan mendalam. Bahkan, beredar dugaan kuat bahwa tempat penimbunan minyak ilegal tersebut dikelola oleh oknum aparat bernama Agung.

 

Dalam keterangannya kepada media ini, narasumber yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekhawatiran yang sangat mendalam. Berdasarkan pantauan dari berbagai informasi dan media sosial, warga merasa sangat waspada karena lokasi gudang tersebut dinilai sangat rawan kebakaran dan sangat membahayakan nyawa serta keselamatan warga sekitar.

 

“Selain kekhawatiran akan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi sewaktu-waktu, kami juga menyikapi fakta bahwa bisnis ini jelas-jelas ilegal dan melanggar aturan. Seharusnya Polsek Kedaton segera mengambil langkah hukum yang tegas, namun hingga saat ini terkesan diam dan tidak ada tindakan nyata yang dilakukan,” jelas narasumber, Selasa (8/4/2026).

 

Lebih jauh, masyarakat berharap Polda Lampung segera menurunkan tim khusus untuk menangani kasus ini. Mereka menduga kuat bahwa Polsek Kedaton tidak sanggup atau enggan menindaklanjuti laporan keluhan yang telah bereda di berbagai pemberitaan, yang mana itu adalah suara asli dari masyarakat yang mendambakan keadilan dan keamanan.

 

“Kami hanya ingin lingkungan tempat tinggal kami aman dan nyaman. Tolong jangan ada gudang BBM di sini karena kami sangat takut terjadi musibah kebakaran seperti di beberapa tempat lain. Kami akan terus menyuarakan hal ini sampai tuntas. Silahkan berbisnis secara legal, tapi jangan di area pemukiman yang membahayakan keselamatan orang banyak,” tegasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puji Lestari Tuntut Keadilan, LBH Pesenggiri Kawal Ketat Kasus Pengeroyokan di Pringsewu

30 Mei 2026 - 05:43 WIB

Torehkan WTP 11 Kali Berturut-turut, Pemkab Pringsewu Membanggakan

29 Mei 2026 - 14:35 WIB

Pertahankan WTP 11 Kali, BPKAD Pringsewu Akan Terus Meningkatkan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel

29 Mei 2026 - 14:10 WIB

Merayakan Idul Adha, Jamaah Masjid Bamsol Pringsewu Utara Melaksanakan Qurban.

27 Mei 2026 - 05:42 WIB

Penyulingan BBM Bersubsidi di Aek Nabara Resahkan Warga

23 Mei 2026 - 05:58 WIB

Trending di Berita