Menu

Mode Gelap
Puji Lestari Tuntut Keadilan, LBH Pesenggiri Kawal Ketat Kasus Pengeroyokan di Pringsewu Torehkan WTP 11 Kali Berturut-turut, Pemkab Pringsewu Membanggakan Pertahankan WTP 11 Kali, BPKAD Pringsewu Akan Terus Meningkatkan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel Merayakan Idul Adha, Jamaah Masjid Bamsol Pringsewu Utara Melaksanakan Qurban. Penyulingan BBM Bersubsidi di Aek Nabara Resahkan Warga Diduga Terjadi Penimbunan Pertalite dan Solar di Way Bungur Lampung Timur

Berita

Pesawaran Masifkan Microsite dan Komunitas Belajar

Avatarbadge-check


					Pesawaran Masifkan Microsite dan Komunitas Belajar Perbesar

Pesawaran – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran terus melakukan terobosan besar dalam mengakselerasi kualitas pengajaran di Bumi Andan Jejama.

Melalui pemanfaatan teknologi Microsite dan penguatan Komunitas Belajar (Kombel), para pendidik kini didorong untuk lebih kreatif dan adaptif dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

​Inovasi ini ditegaskan oleh Korwilcam Gedong Tataan, Sholihah, di sela kegiatan Kombel Pengawas dan Kepala Sekolah yang dipusatkan di SD Negeri 50 Gedong Tataan, Kamis (5/2/2026).

​Sholihah memaparkan bahwa saat ini seluruh guru dan kepala sekolah di wilayahnya telah bermigrasi menggunakan platform Microsite. Inovasi digital ini berfungsi sebagai wadah distribusi bahan ajar yang praktis namun menarik bagi siswa.

​”Melalui Microsite, guru bisa lebih leluasa membagikan materi mengajar yang variatif. Tujuannya jelas, agar proses belajar di kelas tidak lagi membosankan dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan anak didik,” ungkap Sholihah.

​Selain transformasi digital, penguatan lini guru juga dilakukan lewat optimalisasi Kombel atau Kelompok Kerja Guru (KKG). Forum ini menjadi ruang diskusi rutin bagi para pendidik untuk menyusun strategi pengajaran yang sejalan dengan Capaian Pembelajaran (CP) selama satu semester.

​Menurut Sholihah, keberhasilan program ini juga didorong oleh sistem supervisi yang terintegrasi antara kepala sekolah, pengawas, hingga dinas. Pola koordinasi ini memastikan setiap kendala teknis maupun metodologi mengajar dapat segera dicarikan solusinya demi profesionalisme guru yang berkelanjutan.

​Memasuki semester genap, fokus pengembangan tidak hanya berhenti pada aspek akademik. Disdikbud Pesawaran mulai menggenjot kembali kegiatan ekstrakurikuler, khususnya di bidang kepramukaan dan olahraga, untuk menggali potensi non-akademik siswa.

​”Prestasi siswa kita tahun lalu sudah mampu bersaing di tingkat provinsi. Maka tahun ini, pola pembinaan ekstrakurikuler kita pertajam lagi agar lebih banyak talenta dari Pesawaran yang muncul ke permukaan,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puji Lestari Tuntut Keadilan, LBH Pesenggiri Kawal Ketat Kasus Pengeroyokan di Pringsewu

30 Mei 2026 - 05:43 WIB

Torehkan WTP 11 Kali Berturut-turut, Pemkab Pringsewu Membanggakan

29 Mei 2026 - 14:35 WIB

Pertahankan WTP 11 Kali, BPKAD Pringsewu Akan Terus Meningkatkan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel

29 Mei 2026 - 14:10 WIB

Merayakan Idul Adha, Jamaah Masjid Bamsol Pringsewu Utara Melaksanakan Qurban.

27 Mei 2026 - 05:42 WIB

Penyulingan BBM Bersubsidi di Aek Nabara Resahkan Warga

23 Mei 2026 - 05:58 WIB

Trending di Berita